FF : That XX (Prologue)

poster that xx

That XX || Written by Cicil || Length : Short-Chapter (maybe until chap 4 or 5) ||
Disclaimer : all belong to God || Genre : officially romance (another genre will take out next chap)

“Di mana dia?”

Setelah kalimat itu samar-samar berdengung, derap kaki—lebih dari seorang ia rasa—mendekat kian menggema.

Krek

Ia memejamkan mata, kembali bergelut dalam selimut tebal yang dipeluknya. Mencoba tidur atau lebih tepatnya berpura-pura tidur. Seseorang tak lama duduk di ranjangnya, nafas itu berderu di sekitar surai emasnya, dan elusan lembut di kepala.

“Tidur yang nyenyak ya, mimpi indah.” Suara wanita itu menyelusup di telinganya dan oh, rasanya rindu sekali akan itu. Beberapa menit berlalu, bunyi tutup pintu yang amat pelan merayap ke dinding kamar. Ia membuka matanya kembali, entah bingung hendak melakukan apa.

Tiffany mengepalkan tangannya yang di sembunyikan di balik saku. Ia menghadap ke kiri secepat kilat, “Kau itu sekarat, tau?” laki-laki itu mengangguk tanpa fokusnya terlepas dari sebongkah es krim dan sendok merah jambunya.

Tiffany memejamkan matanya, menghembuskan si udara kasar ke permukaan, membuka kelopaknya kembali dan menatap si laki-laki penuh penekanan. “Hei—“

Buk

Laki-laki itu membanting cup es krimnya–walaupun tidak sampai tumpah berceceran—ke bangku sebelah yang tentu saja kosong. “Aku tahu, jadi bisakah kau diam?” Tiffany tebengong-bengong mendapati iris pekat itu meniliknya tak suka.

“Oke, oke, tapi setelah ini kau harus ikut aku.”

“Ke?”

“Ke suatu tempat.”

“Bagaimana?” suaranya berat, di balas anggukan juga senyuman menawan dari si gadis cilik. “Aku menyukainya.” Katanya sambil memeluk erat sebuah boneka koala sekaligus menggoyang-goyangkan badanya.

“Baiklah, itu jadi milikmu sekarang.” Si laki-laki mengacak-acak rambut gadis cilik terlalu gemar. “Benarkah?” matanya berbinar-binar dan mulutnya ternganga. “Tentu saja,” jawabannya adalah dua kata singkat dan sebuah senyuman khas.

“Ayo kita pulang,” laki-laki itu menggandeng tangan mungil, menuntunnya berjalan ke balik arah.

Note : oke, ini prolog lagi, prolog lagi. Padahal yang kemarin aja chap satunya belom keluar >< sama ff chapter lainnya. Di sini kan laki-lakinya belum di beri nama(?) kalau ada readers yang membaca sekaligus berbaik hati memberikan saran siapakah yang cocok? dan ohya, judulnya itu aku ambil dari lagu g-d tapi ff nya gaada hubungannya sama sekali alias ga mirip ama mvnya atau pun liriknya, karena waktu nulis lagi bingung nentuin judul dan bertemu dengan That XX akhirnya jadilah seperti yang kita lihat -_- okay, las is thanks for reading 🙂

Advertisements

Leave a reply please^^

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s